Tentang Program
Catur Cerdas merupakan program PPKO Ormawa oleh IMM Al-Ghozali Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta di Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. Program ini hadir untuk mendorong masyarakat menjadi lebih berdaya, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.
Desa Catur memiliki potensi besar sekaligus berbagai tantangan dalam kesehatan mental keluarga, kapasitas anak dan remaja, digitalisasi UMKM, pelestarian budaya, serta pengembangan pertanian. Catur Cerdas hadir melalui lima pojok pemberdayaan yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat :
- 1. Pojok Harmoni : Penguatan kesehatan mental keluarga melalui Psychological First Aid dan komunikasi keluarga.
- 2. Pojok Ceria : Ruang belajar dan literasi kreatif bagi anak-anak komunitas TPA.
- 3. Pojok UMKM Go Digital : Pendampingan pemanfaatan WhatsApp Business dan teknologi digital untuk pengembangan usaha.
- 4. Pojok Budaya : Penguatan peran remaja dan Karang Taruna dalam mengenal serta mengembangkan budaya lokal.
- 5. Pojok Tani : Penguatan pengetahuan dan optimalisasi potensi pertanian bersama kelompok tani.
Catur Cerdas tidak sekadar memberikan program, tetapi membangun pengetahuan, keterampilan, dan jejaring yang dapat terus dikembangkan masyarakat. Dukungan Pemerintah Desa Catur, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dosen pendamping, mitra, dan komunitas menjadi bagian penting dalam mewujudkan keberlanjutan program.
Catur Cerdas percaya bahwa desa yang mandiri adalah desa yang mampu mengenali potensi, menghadapi tantangan, dan bergerak bersama.
Detail Program
| Judul Program |
Catur CERDAS (Ciptakan Edukasi, Resiliensi, Digitalisasi, dan Kemandirian Masyarakat) Melalui Optimalisasi Rasa Handarbeni sebagai Pendekatan Nguri-uri Kampung Tani.
|
| Pelaksana |
Tim PPK ORMAWA Catur Cerdas IMM Al-Ghozali Fakultas Psikologi UMS 2026
|
| Asal Instansi |
Universitas Muhammadiyah Surakarta
|
| Sasaran |
Desa Catur, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali
|
5 Pojok Pemberdayaan
Pojok Harmoni
Hadir bersama ibu-ibu caregiver keluarga dan ODGJ melalui pelatihan Psychological First Aid dan penguatan komunikasi keluarga, agar masyarakat memiliki bekal untuk memberikan dukungan psikologis secara tepat. Membangun lingkungan keluarga yang lebih suportif, meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan mental, serta membekali caregiver dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pendampingan yang tepat.
Fokus pembelajaran :
kesehatan mental, pengasuhan dan pendampingan, pengelolaan emosi, komunikasi, serta peningkatan kapasitas caregiver dalam mendampingi anggota keluarga.
Mitra komunitas : keluarga dan caregiver ODGJ di Desa Catur.
Pojok Ceria
Menjadi ruang belajar dan tumbuh bagi anak-anak komunitas TPA melalui kegiatan edukatif dan literasi yang dikemas secara menyenangkan. Menciptakan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus membantu mereka mengembangkan potensi, karakter positif, dan kemampuan bersosialisasi melalui kegiatan edukatif dan kreatif.
Fokus pembelajaran:
Pengembangan karakter, kreativitas, literasi, keterampilan sosial, serta pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Pojok UMKM Go Digital
Mendampingi ibu-ibu pelaku usaha rumahan untuk mengenal pemanfaatan WhatsApp Bisnis dan teknologi digital sebagai bagian dari pengembangan usaha. Meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga produk lokal dapat memiliki jangkauan pemasaran yang lebih luas dan mampu meningkatkan nilai ekonomi keluarga.
Fokus pembelajaran:
pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha, pemasaran melalui media sosial, pembuatan konten, pengelolaan identitas usaha, serta pengenalan strategi pemasaran digital.
Mitra komunitas: pelaku UMKM dan ibu-ibu pemilik usaha rumahan di Desa Catur.
Pojok Budaya
Menjadi ruang bagi remaja Desa Catur bersama komunitas Karang Taruna untuk mengenal, menjaga, dan mengembangkan potensi budaya di tengah perubahan zaman. Mendorong remaja agar aktif mengenal, menjaga, dan mengembangkan budaya lokal sekaligus menjadi bagian dari pembangunan dan kegiatan positif di lingkungan desa.
Fokus pembelajaran:
pengenalan dan pelestarian budaya lokal, pengembangan kreativitas remaja, kepemimpinan, kerja sama, serta keterlibatan generasi muda dalam menjaga identitas dan potensi budaya desa.
Mitra Komunitas Karang Taruna :
- Dukuh Kungon
- Dukuh Catur
- Dukuh Sabrangan
- Dukuh Karakan
- Dukuh Gunungpuyuh
- Dukuh Gumuk Ngembes
- Dukuh Tropayan
- Dukuh Giring
- Dukuh Karangjowo
- Dukuh Bakalan
- Dukuh Kragan
- Dukuh Wonotoro
- Dukuh Gumukrejo
Pojok Tani
Hadir bersama komunitas gabungan kelompok tani untuk mendorong penguatan pengetahuan dan optimalisasi potensi pertanian sebagai salah satu kekuatan desa. Meningkatkan kapasitas petani melalui pembelajaran berbasis kebutuhan dan potensi lokal, memperkuat kolaborasi antarpelaku pertanian, serta mendukung pengembangan pertanian yang produktif dan berkelanjutan di Desa Catur.
Fokus pembelajaran:
pengembangan pengetahuan dan keterampilan pertanian, pengelolaan usaha tani, inovasi pertanian, pemanfaatan potensi lokal, serta penguatan kapasitas dan kemandirian kelompok tani.
Mitra Komunitas Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) :
- kelompok tani Budi Rahayu
- kelompok tani Ngudi Rejeki
- kelompok tani Sarono Tani
- kelompok tani Marsudi Mulyo